Wabup Sula, KUA-PPAS Perubahan Tahun Anggaran 2023 sebesar 962,45 Milyar

Wabup Sula, KUA-PPAS Perubahan Tahun Anggaran 2023 sebesar 962,45 Milyar
  Ules Banapon
Penulis
|
Editor

SANANA, Lintastimur.co.id- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Sula menggelar Sidang Paripurna dengan agenda Persetujuan bersama Rancangan Perda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Kepsul Tahun Anggaran 2022, Penyampaian Rancangan Kebijakan Umum Perubahan APBD (KUPA) dan Prioritas Perubahan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2023, serta Penyampaian Rancangan Kebijakan Umum (KUA) APBD dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2024.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut sebagai berikut, Hi. M. Saleh Marasabessy, Wakil Bupati Kepulauan Sula, Sinaryo Thes Ketua DPRD Kepsul., AKBP. Cahyo Widiatmok, Kapolres Kepsul., Kapten Czi. Edwin Efendi Unawekla mewakili Dandim 1510/Sula,. Aufariza Muhammad mewakili ketua Pengadilan kepsul., Muhlis Soamole, Sekda Kapsul., Hi. Ahkam Gajali Wakil Ketua DPRD Kepsul., Ali Umanahu, Sekwan Kepsul., Abdi Umagapi, Asisten II, Hi. Jaidun, Asisten III Pemda Kepsul., Para Anggota DPRD Kepsul serta Para Pimpinan OPD lingkup Pemda kepulauan sula. Tepatnya bertempat di ruang Paripurna DPRD, Desa Pohea, Kec. Sanana Utara. Senin (24/07/23) Pagi.

Pantauan media ini, Paripurna dibuka oleh Ketua DPRD kepsul dengan penyampian Rapat paripurna DPRD dalam rangka penyampaian pendapat akhir fraksi-fraksi DPRD terhadapt rancanagan peraturan daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Kepsul Tahun Anggaran 2022, sekaligus penyampaian KUA, PPAS perubahan tahun anggaran 2023 dan penyampaian dan dengan KUA, PPAS, APBD tahun anggaran 2024.

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Kepsul Sunaryo Thes menyampaikan bahwa Apresiasi dan perhargaan yang setinggi nya kami sampaikan kepada pemerintah daerah dan Badan anggaran APBD daerah Kabupaten Kepulauan Sula atas kerja samanya tentang rancanagan peraturan Daerah tentang pertanggungjawaban APBD tahun anggaran tahun 2022.

Lebih lanjut, Adik kandung mantan Bupati Sula tersebut mengatakan bahwa Pembahasan peraturan Daerah dilakukan oleh DPRD bersama kepala Daerah untuk mendapat persetujuan bersama. “Pemerintah Daerah telah melakukan rencana perubahan peraturan Daerah tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD kepada Dewan untuk dilakukan pembahasan bersama pemerintah daerah untuk mendapat persetujuan bersama,” Ungkapnya.

Foto: Wakil Bupati Hi. Saleh Marasabessy menyampaikan sambutan Penyampaian dokumen Rancangan Perubahan KUA dan PPAS Tahun 2023 beserta Rancangan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2024.

Dalam kesempatan tersebut, Sambutan Bupati yang disampaikan oleh Wakil Bupati Kepsul Hi. Saleh Marasabessy, menyampaikan ucapan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Pimpinan dan Anggota Dewan yang terhormat, yang telah berkenan membahas Ranperda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Kabupaten Kepulauan Sula tahun anggaran 2022, dan di saat bersamaan berkenan menerima penyampaian dokumen Rancangan Perubahan KUA dan PPAS Tahun 2023 beserta Rancangan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2024.

Baca Juga:  Pemda Gerak Cepat Tangani Banjir di Kepulauan Sula

Wakil Bupati juga meminta agar Pimpinan dan Anggota DPRD Sula berkenaan dengan penyusunan ranperda tentang pertanggungjawaban atas pelaksanaan APBD Kabupaten Kepulauan Sula tahun anggaran 2022, terdapat beberapa hal yang perlu kita catat, yaitu: pertama Ranperda tentang pertanggungjawaban atas pelaksanaan APBD Kabupaten Kepulauan Sula tahun anggaran 2022, telah kami susun dan sajikan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta telah sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan.

Kedua, Ranperda tentang pertanggungjawaban atas pelaksanaan APBD Kabupaten Kepulauan Sula tahun anggaran 2022 memuat laporan keuangan pemerintah daerah tahun anggaran 2022 yang terdiri dari Laporan – Realisasi Anggaran, Laporan Perubahan Saldo Anggaran Lebih, Neraca, Laporan Operasional, Laporan Perubahan Ekuitas, Laporan Arus Kas dan Catatan Atas Laporan Keuangan, yang telah diaudit oleh BPK.

Baca Juga:  Ketua Golkar Sula Komitmen, Bakal Menangkan Prabowo-Gibran Di Pilpres 2024

Lebih lanjut, Wakil Bupati juga menambahkan mengenai perangkat Ranperda tentang pertanggungjawaban atas pelaksanaan APBD Kabupaten Kepulauan Sula tahun anggaran 2022 setelah pembahasan di DPRD dapat kami sampaikan sebagai berikut;
Pertama: Laporan Realisasi Anggaran dengan rincian: Pendapatan Daerah ditargetkan sebesar 804,6 Milyar Rupiah dengan realisasi sebesar 822,5 Milyar Rupiah atau 102,23, sedangkan Belanja Daerah dianggarkan sebesar 863,6 Milyar Rupiah dengan realisasi sebesar 800,1 Milyar Rupiah atau 92,64Yo, sehingga dari segi anggaran terdapat defisit anggaran sebesar 59 Milyar Rupiah dan dari segi realisasi terdapat surplus sebesar 22,4 Milyar Rupiah.

Kemudian penerimaan pembiayaan dianggarkan sebesar 61,5 Milyar Rupiah dengan realisasi sebesar 61,7 Milyar Rupiah atau 100,19”/o, sedangkan pengeluaran pembiayaan dianggarkan sebesar 2,5 Milyar Rupiah dengan realisasi sebesar O Rupiah dengan jumlah pembiayaan netto sebesar 61,7 Milyar Rupiah, dari realisasi surplus ditambah dengan realisasi pembiayaan netto diatas, maka akan menghasilkan SILPA sebesar 84,1 Milyar Rupiah.

Kedua, Laporan Perubahan Saldo Anggaran Lebih dengan rincian: saldo anggaran lebih awal sebesar 61,5 Milyar Rupiah dan saldo anggran lebih akhir sebesar 84,1 Milyar Rupiah., Ketiga; Neraca dengan rincian: Jumlah aset sebesar 1,2 Triliun Rupiah, jumlah kewajiban sebesar 6,3 Milyar Rupiah dan jumlah ekuitas sebesar 1,2 Triliun Rupiah.

Keempat; Laporan Operasional dengan rincian: Pendapatan-LO sebesar 783,4 Milyar Rupiah, beban sebesar 776,5 Milyar Rupiah sehingga terdapat Surplus-LO sebesar 6,9 Milyar Rupiah. Ekuitas awal sebesar 1,2 Triliun Rupiah dan ekuitas akhir sebesar 1,2 Triliun Rupiah., Kelima: Laporan Arus Kas dengan rincian: Saldo awal kas di BUD sebesar 61,7 Milyar Rupiah ditambah arus kas dari aktivitas operasi sebesar 153 Milyar Rupiah dikurangi arus kas dari aktivitas investasi sebesar 130 Milyar Rupiah ditambah arus kas dari aktivitas transitoris sebesar 50,8 Juta Rupiah diperoleh saldo akhir kas di BUD sebesar 84,2 Milyar Rupiah.

Baca Juga:  Hari Kedua, Kades dan Camat Ikut Olahraga Pagi Bersama Praja IPDN Jatinangor

Saleh menambahkan terkait Perubahan Prioritas Plafon Anggaran Sementara Tahun Anggaran 2023, Penyusunan KUPA dan Perubahan PPAS Tahun Anggaran 2023 mempedomani hasil capaian pembangunan daerah pada tahun-tahun sebelumnya, serta memperhatikan realisasi yang telah dicapai pada semester I pada Tahun Anggaran 2023.

“Untuk Perubahan APBD 2023, proyeksi APBD untuk Kabupaten Kepulauan Sula adalah sebesar 962,45 milyar rupiah, mengalami kenaikan sebesar 8,25 persen atau naik 84,17 milyar rupiah dibandingkan dengan alokasi pada APBD Murni,” Katanya

Saleh menjelaskan bahwa Pendapatan daerah pada APBD, pada perubahan Tahun Anggaran 2023, dirancang sebesar 878 milyar rupiah, yang dapat dirinci sebagai berikut :
Pertama: Pendapatan Asli Daerah sebesar 27,70 milyar rupiah,
Kedua: Pendapatan Transfer sebesar 850,49 milyar rupiah, Apabila dibandingkan dengan alokasi anggaran sebelum perubahan Tahun 2023 sebesar 859,07 milyar rupiah, pendapatan daerah mengalami kenaikan sebesar 19,02 milyar rupiah atau naik 22440 dari jenis Pendapatan Transfer.

Jadi Anggaran Belanja Daerah pada Perubahan Tahun Anggaran 2023 dirancang sebesar 962,45 milyar rupiah, mengalami kenaikan sebesar 43,38 milyar rupiah atau naik 825,70,. Sehingga Perhitungan anggaran tahun anggaran sebelumnya (silpa), dirancang sebesar 84,17 milyar rupiah. Dan untuk komponen pengeluaran pembiayaan di Tahun 2023 tidak dialokasikan.

Perlu diketahui bahwa pemerintah daerah kabupaten kepulauan sula menyampaikan gambaran Pendapatan, belanja serta pembiayaan di tahun 2024 :
1) Pendapatan Daerah diperkirakan sama dengan tahun ini yaitu sebesar 859,07 milyar rupiah.
2) Belanja Daerah diperkirakan masih sama dengan tahun 2023 yaitu sebesar 889,07 milyar rupiah
3) Pembiayaan yang terdiri atas penerimaan pembiayaan berupa Sisa Lebih Perhitungan anggaran Tahun sebelumnya (SiIPA) sebesar 30 milyar rupiah.

Bagikan:

Tinggalkan Komentar