Untuk Tidak Mengotori Pemandangan, ini Harapan Kadis DLH Kepsul

Untuk Tidak Mengotori Pemandangan, ini Harapan Kadis DLH Kepsul
  Lintas Timur
Penulis
|
Editor

SANANA,Lintastimur.co.id- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kepulauan Sula, bakal menggelar kegiatan sosialisasi kepada masyarakat terkait penanganan sampah dan melakukan pelatihan pembuatan Kompos.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala DLH Kepulauan Sula Ridwan Buamona, saat di wawancarai Lintastimur.co.id. Rabu 10/1/2024)

Ridwan menyampaikan, pihaknya akan melakukan pengajuan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) di tahun 2024 ini, terkait pengelolaan sampah yang di dalamnya terisi sanksi-sanksi bagi yang membuang sampah sembarangan.

“Rencana DLH untuk buat Ranperda terkait dengan pengelolaan sampah, yang didalamnya suda termuat dengan sanksi-sanksi buang sampah sembarangan,” katanya

Baca Juga:  Pimpin HGN dan HUT PGRI ke-78, ini yang Ditegaskan Bupati Sula

Kemudian, ia mengatakan, DLH Sula bakal kembali mengaktifkan bak sampah guna mengurangi bahkan tidak ada lagi sampah yang berserakan.

‘Kemudian kita juga akan aktifkan kembali bak sampah guna untuk pengurangan sampah ini, karena solusinya bukan saja di TPA tapi juga harus pengurangan,” ungkapnya

Selain itu, Ridwan juga akan menggelar sosialisasi kepada masyarakat dan melakukan pelatihan khusus cara pembuatan kompos.

“Kita juga ada kegiatan sosialisasi di masyarakat untuk bagaimana masyarakat juga terlibat dalam penanganan sampah termasuk pelatihan pembuatan kompos untuk rumahan,” ujarnya

Baca Juga:  Ikut Bimtek di IPDN, Camat Ucapkan Terima Kasih Kepada Bupati dan Rektor

Namun, kata Ridwan, ia masih menunggu penetapan anggaran, yang di perkirakan sekitar Bulan April atau Mei 2024.

“Jadi nanti setelah anggaran jalan baru torang bisa. Jadi mungkin di bulan-bulan atau 5 kegiatan itu jalan,” imbuhnya

Ia menegaskan, sebelum mobil sampah datang, jangan dulu mengeluarkan sampah, karena akan mengotori pemandangan di seputaran kota Sanana.

‘Karena memang katorang kendala wadah untuk menyimpan sampah, jadi kalo di taru di samping-samping jalan itu akan mengotori pemandangan,” tandasnya

Baca Juga:  Wou.! Karena Janji Warga, Bupati Taliabu Tepati Hadirkan D'Bagindas di Desa Sofan

Ia berharap, warga masyarakat Kepulauan Sula, bisah bekerja sama dan tidak mengeluarkan sampah sebelum mobil tersebut datang.

“Jadi harapannya ke masyarakat kalau boleh, sampahnya itu jangan di taru di pinggir jalan, tapi di simpan saja dulu di samping rumah, nanti mobil sampah datang baru di Kasi keluar,” pungkasnya

 

Penulis : Maradona Duwila

Bagikan:

Tinggalkan Komentar