Sekda Kepsul Membuka FGD Sula Dalam Angka 2023

Sekda Kepsul Membuka FGD Sula Dalam Angka 2023
  Lintas Timur
Penulis
|
Editor

SANANA,Lintastimur.co.id- Bupati Kepulauan Sula yang diwakili Sekretaris Daerah Muhlis Soamole, secara resmi membuka kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka menyambut penyusunan publikasi kepulauan sula dalam angka 2023.

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik Kabupaten Kepulauan Sula tersebut berlokasi di Aula pertemuan Istana Daerah Kepsul. Rabu (22/02/23)

Sambutan Bupati yang dibacakan oleh sekda kepsul menyatakan bahwa untuk kemajuan suatu daerah khususnya kabupaten kepulauan sula tentu data memiliki peran yang sengat penting, data berkualitas sangat dibutuhkan dalam kebijakan pemerintah untuk kesejahteraan masyarakat di kepulauan sula.

Foto: Sekretaris Daerah Muhlis Soamole, dan Kepala Statistik serta OPD Terkait Foto Bersama di Lokasi FGD

Lebih lanjut, Muhlis juga mengakui masih banyak yang kita hadapi dalam menghasilkan data yang cepat, tepat, dan berkualitas. Untuk itu, diperlukan kolaborasi dan kerjasama yang baik antar BPS selaku pembina data, Dinas Komunikasi dan Informasi selaku walidata, dan berbagai OPD lain sebagai produsen data di kepulauan sula.

Baca Juga:  IKA Alumni SMP 88 / SMA 91 Gelar Bagi-bagi Takjil di Kepulauan Sula

Diakhir sambutannya, Muhlis Soamole juga mengajak semua pihak penyediaan data, baik dari produsen data, walidata, maupun pembina data untuk dapat bekerjasama dalam penyediaan data statistik yang cepat dan berkualitas.

“Mari kita bangun statistik berkualitas, untuk Indonesia tangguh, Indonesia tumbuh, menuju Sula Bahagia,” Harapannya.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Badan Pusat Statistik Ridwan dalam sambutannya menyatakan, Penyusunan data dan publikasi tersebut memiliki tujuan untuk formulasi data serta terjalin komunikasi dan koordinasi pemerintah daerah, terutama yang lebih penting data falid untuk kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga:  Popda Raih 34 Medali, Ini Harapan Wakil Bupati Sula

Ridwan juga berharap agar data yang dihasilkan dapat dimanfaatkan oleh pemerintah daerah untuk publikasi publik, selain itu, pemerintah daerah bisa menggunakan data-data yang dipublikasi untuk menyasar kelompok sesuai bidang pendidikan, sosial budaya, dan lain sebagainya.

Bagikan:

Tinggalkan Komentar