Polres Kepsul Berhasil Amankan 25 Saset Narkoba Jenis Ganja

Polres Kepsul Berhasil Amankan 25 Saset Narkoba Jenis Ganja
  Lintas Timur
Penulis
|
Editor

SANANA,Lintastimur.co.id- Polres Kepulauan Sula menggelar Press Release terkait Penanganan sejumlah Kasus Tahun 2023.

Press Release tersebut, dilaksanakan di Polres Kepulauan Sula. Rabu (7/2/2023)

Dalam press realease itu, Polisi Kepulauan Sula mengungkapkan perkara diantaranya Kasus Penyeludupan Miras, Narkoba jenis Ganja, Pencabulan dan Kekerasan Seksual

Hal ini di ungkapkan langsung oleh Kapolres Kepulauan Sula AKBP Kodrat Muh Hartanto  kepada sejumlah Media, yang menyampaikan pengungkapan kasus tersebut di tangani oleh Polres dalam waktu yang berbeda.

“Polres Sula berhasil amankan 408 botol minuman keras jenis captikut di Pelabuhan hingga Rumah warga saat ini sudah ada empat tersangka dan untuk Prosesnya kita sesuai Perda Nomor 5 Tahun 2011 dan kita tetapkan tipiring,” katanya

kemudian, Kodrat juga mengatakan, pada tahun 2023 triwulan 4 juga polres Sula mengamankan miras Jenis Cap tikus sebanyak 324 botol.

Baca Juga:  Diterima, Golkar Optimis Raih 8 Kursi di Pileg Tahun 2024

Tak hanya Kodrat juga mengungkapkan pada tanggal 13 Januari 2024 pihaknya juga berharasil melakukan penangkapan kasus tindak pidana Narkoba yang di kirimkan melalui kapal KM. Uki Raya

“Kami juga berhasil melakukan pengungkapan kasus Narkoba jenis Ganja jumlahnya 25 saset untuk diedarkan disanana, pelakunya inisial SS saat ini kasusnya telah kami proses ancaman hukumannya pasal 14 ayat satu undang-undang RI nomor 35 tahun 2009 dan pasal 111 ayat 1 undang-undang 35 tahun 2009 ancaman hukumannya 4 sampai 20 tahun,” terangnya

Selain itu, Polres juga melakukan pengungkapan terhadap kasus Pencabulan terhadap anak di bawah umur

”Kejadian di Desa Fagudu sekitar tanggal 30 Januari 2024 namun setelah di Cek ternyata kejadian tanggal 20 Januari 2024 tersangka insial FH (24) penanganannya sudah kami proses dan kami tahan korban dibawah umur kita sangakakan dengan Pasal 81 ayat 1 dan 2 serta pasal 80 ayat 1 undang-undang RI nomor 17 tahun 2016 dan juga pasal 73 e undang-undang RI 35 tahun 2014 tentang perubahan kedua atas undang-undang RI nomor 23 tahun  2022 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukumannya paling singkat 5 tahun paling lambag 15 tahun dan denda 5 miliar. Saat ini penyidik telah melengkapi pemberkasan administrasi serta telah mengirimkan SPDP ke Kejaksaan,” jelasnya

Baca Juga:  Mantum HMI Cabang Sanana Apresiasi Kebijakan Pemerintah Daerah

Lebih lanjut, Orang nomor satu di Polres Kepulauan Sula itu juga menegaskan, Pada bulan Januari 2024, Polres Sula berhasil menangkap Pelaku perjudian Togel di Desa Fogi Kecamatan Sanana.

“Terakhir yang kita rilis kasus tindak perjudian TKP nya di Desa Fogi Rabu 24 Januari 2024 pukul 12.15 dini hari tersangka ada dua pertama Inisial FY perannya sebagai bandar kemudian UU perannya sebagai pengepul barang bukti yang dapat kita amankan yaitu buku tabungan, HP dan uang sebesar 180 ribu dari TSK FY kmudian ada buku nota dan uang sebayak 80 ribu di tersangka inisial UU pasal yang di sangkakan yaitu pasal 303 ayat 1 , pasal 55 ayat 1 kemudian junto pasal 45 ayat 3 undangan-undangan RI nomor 1 tahun 2024 dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara dan denda maksimal 1 milyar rupiah,” pungkasnya

Baca Juga:  Wabup Sula, KUA-PPAS Perubahan Tahun Anggaran 2023 sebesar 962,45 Milyar

Penulis : Maradona Duwila

Bagikan:

Tinggalkan Komentar