Masyarakat Pulau Mangoli Dukung Pemekaran, ini yang Disampaikan Wabup Sula

Masyarakat Pulau Mangoli Dukung Pemekaran, ini yang Disampaikan Wabup Sula
  Foto : Ketua Apdesi Kabupaten Kepulauan Sula, Sirajudin Umasangadji
Penulis
|
Editor

SANANA,Lintastimur.co.id- Rencana Pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Mangoli Raya, mendapat dukungan penuh dari masyarakat Pulau Mangoli.

Hal ini di ungkapkan Kepala Desa Waitina Kecamatan Mangoli Timur Sirajudin Umasangadji selaku Ketua Apdesi Kabupaten Kepulauan Sula, saat di wawancarai Lintastimur.co.id di lokasi kegiatan Desa Mangoli Kecamatan Mangoli Tengah.

“Di momentum ini, kami mewakili masyarakat pulau Mangoli, lebih khusus wilaya kecamatan Mangoli Utara timur, Mangoli timur dan Mangoli Tengah, telah menyatakan sikap tadi secara resmi, bahwa masyarakat siap mendukung pemekaran Mangoli Raya,” ungkapnya

Selain beri dukungan secara lisan dan tulisan, Tambah Sirajudin, masyarakat juga menghibahkan lahan 150 hektar untuk di bangun dengan perkantoran serta kantor pelayanan publik lainnya.

Baca Juga:  Tim Sula Basanohi Ikut Galadi Bersih di Istana Negara Republik Indonesia

“Kemudian di wilaya tiga kecamatan tersebut juga, masyarakat sudah siap lahan sekitar 150 hektar untuk pembangunan infrastruktur pembangunan perkantoran dan pelayanan publik lainnya,” katanya

Ia berharap, siapapun yang terpilih sebagai Presiden Republik Indonesia di tahun 2024 nanti, agar kiranya dapat membuka moratorium dan prioritaskan Pemekaran DOB Kabupaten Mangoli Raya

“Saat ini moratorium belum di buka oleh presiden, baik pak Jokowi maupun presiden yang terpilih nanti, insha Allah, kami berharap bisa membuka ruang moratorium ini sehingga pemekaran Mangoli Raya bisa terlaksana,” ujarnya

Terpisah, Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sula H. M. Saleh Marasabessy menyampaikan, pihaknya sangat apresiasi atas dukungan dari masyarakat Pulau Mangoli.

Baca Juga:  Kodim 1510/Sula Gandeng Pemda, Gelar Baksos di Pantai Wisata Desa Pastina

“Pernyataan sikap dari masyarakat pulau Mangoli bagian timur, terutama Mangoli tengah, Mangoli timur dan Mangoli Utara Timur, telah menyatakan sikap mereka untuk mempersiapkan lahan sejumlah itu,” imbuhnya

Namun, Lanjut Saleh, objek penilaian untuk pemekaran Mangoli Raya tepatnya di desa Falabisahaya Kecamatan Mangoli Utara. akan tetapi, kata dia, akan di kembalikan kepada Pemerintah pusat untuk memutuskan dan menetapkan tempat alias pusat kabupaten tersebut.

“Tapi persoalannya objek penilaiannya daerah Falabisahaya. Maka kembali kita serahkan kepada pemerintah pusat, kemudian tim penilai untuk bagaimana kiranya lebih layak akan di tempatkan dimana ketika moratorium di buka baru mendapat persetujuan dari DPR RI Komisi II,” lanjutnya

Baca Juga:  Dinkes & APH Tinjau Pembangunan Rumah Sakit FAM Sula

Orang nomor dua di Kabupaten Kepulauan Sula itu mengatakan, pemerintah Daerah Sula, tidak akan mengintervensi tempat yang akan di putuskan oleh pemerintah pusat.

“Jadi kami tidak intervensi, jangan nanti kesannya Pemerintah Daerah intervensi untuk mau tempatkan di suatu tempat, lebih baiknya kita kembalikan kepada Tim sama Kementerian Dalam Negeri,” bebernya

Ia juga menyampaikan, terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan yang diberikan oleh masyarakat pulau mangoli terkait pemekaran DOB ini

“Saya sih, Allhamdulillah syukur, karena perjuangan kita tidak sia-sia, karena mendapat respon dari masyarakat pulau Mangoli,” pungkasnya (Dhona)

Bagikan:

Tinggalkan Komentar