Masyarakat Mengeluh Lantaran Kades Wainib Gelar Musyawarah Goib 

Masyarakat Mengeluh Lantaran Kades Wainib Gelar Musyawarah Goib 
  Foto : Ilustrasi
Penulis
|
Editor

SANANA,Lintastimur.co.id- Selenggara Musyawarah Desa (Musdes) Wainib Kecamatan Sulabesi Selatan, Kabupaten Kepulauan Sula, terkesan goib alias tertutup.

Informasi yang dihimpun, penyelenggaraan musyawarah desa oleh kepala desa Arman Duwila dan ketua BPD Amirudin Umagapi tersebut hanya melibatkan perangkat desa.

“Arman Duwila (Kades) dan Amirudin Umagap (BPD) menyelenggarakan musyawarah desa pada Sabtu pagi kemarin, diwarnai musyawarah gelap,” kata Ketua Pemuda desa Wainib Mulkin Fokaaya kepada wartawan. Minggu (14/1/2024).

Baca Juga:  Diduga Wartawan Ilegal, Pemda Sula Akan Melaporkan ke Dewan Pers

Mulkin mengungkapkan, musyawarah desa yang di lakukan oleh kepala Desa dan ketua BPD Wainib, tanpa adanya pemberitahuan kepada masyarakat dan juga beberapa aparatur pemerintahan desa, seperti RT dan RW.

“Hal tersebut dikeluhkan oleh masyarakat banyak, karena telah menunggu pemberitahuan dari pihak desa melalui pengeras suara di desa, ‘namun sia-sia saja masyarakat dalam kebingungan dengan sikap kepala desa dan ketua BPD Wainib,” katanya.

Baca Juga:  Idham Umamit, Pemda Gelar STQ Tingkat Kabupaten Kepulauan Sula 

Menurutnya, tindakan kepala desa dan ketua BPD yang menyelenggarakan musyawarah desa harus melibatkan masyarakat banyak, bukan hanya perangkat desa, seperti kaur, atau kasi yang dilibatkan.

“Kami selaku masyarakat hanya meminta kejelasan dari pihak terkait atas tindakan kepala desa dan ketua BPD Desa Wainib ini karena mekanisme musyawarah desa sudah diatur dalam Permendesa Nomor 16 Tahun 2019, bahwa harus melibatkan masyarakat,” pungkasnya

Baca Juga:  Bappeda Kepsul Gelar Bimtek SIPD, Diikuti 80 Kades

 

Penulis : Maradona Duwila

Bagikan:

Tinggalkan Komentar