Mantum HMI Cabang Sanana Apresiasi Kebijakan Pemerintah Daerah

Mantum HMI Cabang Sanana Apresiasi Kebijakan Pemerintah Daerah
  Lintas Timur
Penulis
|
Editor

SANANA,Lintastimur.co.id- Mantan Ketua Cabang Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Sanana Salamun Selepia, mengapresiasi kebijakan Pemerintah Daerah melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Sula yang akan melakukan penertiban terhadap guru honorer daerah baik di tingkat TK/PAUD, SD dan SMP se- Kabupaten Kepulauan Sula.

Rencana penertiban yang dilakukan oleh diknas tersebut sebagai berikut, pertama bagi sekolah-sekolah yang memiliki Dana Operasional Sekolah (BOS) melebihi dari sekolah yang lain akan membiayai guru honorernya sendiri, yang kedua, kerjasama dengan desa agar Dana Desa yang besar juga dapat membantu untuk membiayai tenaga honorer di sekolah TK/PAUD seperti tahun-tahun sebelumnya, sehingga tidak tumpah tindih dalam penanganan tenaga guru honorer di Kepulauan Sula.

Hal ini disampaikan langsung oleh Mantan Ketua HMI Cabang Sanana, Salamun Selepia kepada media ini. Senin (16/01/23) menyatakan bahwa dirinya sangat mengapresiasi kebijakan pemda kepulauan sula dengan membuka tenaga honor daerah yang di peruntukan kepada sekolah-sekolah yang sangat membutuhkan tenaga pendidik dengan kuota Dana BOS yang kecil serta kerja sama dengan pemerintah desa untuk dapat membantu tenaga honorer seperti sebelumnya.

Baca Juga:  Bupati Sula Cup 2022, Fatparoma FC Menang Waitamua 1-0

“Kebijakan pemerintah daerah seperti inilah yang dibutuhkan oleh masyarakat, selain menekan angka pengangguran juga dapat membantu tenaga pengajar di desa-desa se- kepulauan sula serta dapat menunjang kualitas pendidikan di kepsul,” Katanya.

Salamun juga menambahkan bahwa, langkah tersebut tepat sasaran karena pemda telah memperhatikan kesejahtraan guru dan ini dapat menyelesaikan suatu masalah yang cukup pengaruh terhadap kemajuan dan kualitas pendidikan serta di tambah lagi dengan kebijakan pemerintah pusat mengenai dengan menghilangkan tenaga honorer yang cukup carut marut.

Baca Juga:  Pileg 2024, Caleg Golkar Sula Terus Meningkatkan

“Salamun menambahkan bahwa dengan langka tersebut pemda telah mengantisipasi peningkatan penganguran khususnya serjana pendidikan di kabupaten kepulauan sula,” Ungkapnya.

Lebih lanjut, Aktivis Hijau Hitam itu juga menyampaikan bahwa dengan memperhatikan kesejahtrakan guru suda otomatis akan meningkatkan semangat kerja guru dan fokus kerja guru terhadap tugas dan tangung jawabnya sebagai seorang tenaga pendidik, selain itu, kebijakan tersebut juga akan meningkatkan efektif dan efesiensi terhadap mutu pendidikan dalam meningkatkan kualitas peserta didik di sekolah.

Menurutnya, target dan tujuan pemerintah daerah untuk melakukan perekrutan tenaga guru honorer yang di sekolah-sekolah yang berada di wilayah polosok dengan Dana BOS yang kecil ini sangat berdampak positif dan bermanfaat buat masyarakat, sehingga itu, dirinya menyatakan bahwa kebijakan tersebut tepat sasaran dan perlu di apresiasi oleh kita semua.

Baca Juga:  Direstui Keluarga, Aliong Mus Optimis Terpilih Sebagai Gubernur Maluku Utara

Selain itu, Salamun juga menghimbau kepada pemerintah daerah terkait dengan adanya perekrutan tenaga honorer daerah harus sesuaikan dengan kebetuhan sekolah dan tidak boleh ada unsur pilikasi. “Pemda juga dihimbau agar dapat memperhatikan budaya minat baca siswa-siswi yang masi dibawah rata-rata karena itu berpengaruh pada kongnitif atau kontruksi berfikir siswa pada tingkat sekolah dasar dan sekolah mengenah pertama serta sekolah mengenah atas, semoga generasi sula kedepan jauh lebih baik dan mampu bersaing dengan daerah-daerah lain di maluku utara,” tutupnya.

Bagikan:

Tinggalkan Komentar