Luar Biasa, Camat dan Kades Melakukan Studi di Desa Bongkok

Luar Biasa, Camat dan Kades Melakukan Studi di Desa Bongkok
  Lintas Timur
Penulis
|
Editor

SUMEDANG,Lintastimur.co.id- Peserta Bimtek yang terdiri dari camat dan kepala desa se-Kabupaten Kepulauan Sula melakukan Studi Tiru Implementasi Program Smart Village di Desa Bongkok, Kecamatan Paseh, Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat. Minggu (26/11/23).

Kepala Desa Bongkok Viqi Julvikar dalam sambutannya mengatakan, bahwa sistem pemerintahan dari tingkat desa, kecamatan hingga kabupaten semua berbasis Smart village sehingga pelayanan masyarakat di desa ini dapat berjalan dengan lancar sesuai dengan harapan kita semuanya.

Menurut Viqi, Desa Bongkok sudah terapkan Desa Digital serta Program satu Data Desa dengan baik. Sehingga Desa Bongkok dijadikan sebagai Percontohan Administrasi dan laporan secara Digital/Medsos, dan Desa Bongkok tersebut merupakan juara 1 tingkat Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Kades Viqi juga menjelaskan bahwa Smart village adalah program yang dilandasi oleh peningkatan tren penggunaan telekomunikasi (TIK) dan teknologi informasi. Program ini mengadopsi konsep smart city atau kota cerdas dan dibangun di atas desa yang mandiri.

“Jadi, Warga di desa akan diberi bimbingan untuk bisa mengembangkan berbagai potensi serta peluang baru menggunakan pemanfaatan TIK, inovasi, teknologi digital, serta pemanfaatan ilmu yang jauh lebih baik, karena desa berbasis teknologi maka kita menggunakan aplikasi E-Office untuk menjawab semua kebutuhan seperti pengimputan Data kependudukan, Absen pemerintahan desa, Pelayanan masyarakat, proses surat menyurat antar desa ke kecamatan dan kabupaten serta membuat izin usaha semuanya berbasis online,” katanya

Baca Juga:  Bupati Ningsi Janji Tingkatkan Ruang Nginap di RSUD Sanana

sementara, Mewakili Pj. Bupati Sumedang, Kadis PMD Asep Aan Dahlan menjelaskan, bahwa Kabupaten Sumedang ini adalah Kabupaten terbaik di Indonesia. karena, sistem pemerintahan berbasis elektronik dan ini sudah diakui presiden dan Kementerian Kabinet Indonesia Maju juga mengakui kelibihan teknologi di daerah kita, dan banyak kabupaten kota yang datang ke Sumedang.

Menurutnya, Sistem elektronik yang menggunakan aplikasi Office ini kami juga mengalami tantangan, tapi karena tuntutan dan ini dipaksa oleh jaman maka harus kita gunakan, awalnya memang pada malas-malas tapi lama-lama akan jadi biasa, dan ini kesempatan besar buat para camat dan kepala desa yang mungkin belum ada sistem pemerintahan berbasis elektronik di daerah, semoga hari ini dan seterusnya bisa diterapkan di kabupaten kepulauan sula.

Baca Juga:  Ketua Golkar Sula Komitmen, Bakal Menangkan Prabowo-Gibran Di Pilpres 2024

Selain itu, Bupati Kepulauan Sula Fifian Adeningsi Mus yang diwakili oleh Ahmad Selawane selaku Asisten I Setda Kepulauan Sula mengatakan, studi tiru yang di ikuti oleh para camat dan kepala desa ini merupakan suatu kebanggaan bagi kami selaku pemerintah daerah dan kami mengucapkan banyak terimakasih kepada pemerintah Kabupaten Sumedang dan kepala desa Bongkok yang telah menerima peserta bimtek di daerahnya.

Asisten I Setda Kepsul itu juga menghimbau kepada peserta bimtek yang terdiri dari camat dan kepala desa bahwa kita studi tiru di kabupaten, kecamatan dan desa terbaik di Indonesia, untuk itu, karena itu kepada bapak ibu camat kepada Desa mari kita banyak bertanya kepada mereka pertama tentang pengelolaan pemerintahan desa dan aplikasi E-Office untuk menjadi Ilmu dan pengalaman bagi kita semua.

Selain itu, terkait dengan bumdes terbaik juga ada disini dan sejumlah tempat jualan yang ditampilkan di depan adalah UMKM dan kegiatan Bundes di Bongkok, jadi harus banyak belajar kenapa itu bisa jadi keripik, ini bahan dasarnya apa saja cara mengolahnya seperti apa, harus bertanya kepada mereka semua ada yang di melalui pak camat dan kepala desa dan juga kepada para pemilik UMKM dan mungkin ada kelompok pemuda juga di depan.

Baca Juga:  Dinas Pendidikan Pantau Ujian Sekolah di Semua SMP se- Kepulauan Sula

“Jangan bosan-bosan bertanya kepada mereka yang sudah sukses, kita sudah jauh-jauh dari pengunjung Timur Indonesia datang kesini untuk belajar dan belajar, sehingga apa yang kita dapat disini nanti bisa kembangkan di daerah kepulauan sula,” Harapannya.

Disisi yang lain, Kabag pemerintahan Setda Kepulauan Sula Suwandi H. Gani mengatakan, bahwa kegiatan studi tiru tersebut untuk meningkatkan wawasan ilmu pengetahuan dalam tata kelola Pemerintahan Kecamatan dan Desa se-Kabupaten Kepualaun Sula. sehingga kedepan pemerintahan desa di kepaul dapat menjalan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik dan benar. (Dhona)

Bagikan:

Tinggalkan Komentar