Kadis P3A Sula Sehat Umagap, Serius Tangani Kasus Pelecehan Seksual 

Kadis P3A Sula Sehat Umagap, Serius Tangani Kasus Pelecehan Seksual 
  Lintas Timur
Penulis
|
Editor

SANANA,Linrastimur.co.id- Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kadis P3A) Kabupaten Kepulauan Sula serius dalam pendampingan Hukum terhadap korban pemerkosaan LU (17) yang terjadi di Desa Waiboga Kecamatan Sulabesi Tengah.

Hal itu disampaikan langsung oleh orang nomor satu di dinas P3A Sehat Umagap saat di Wawancarai Lintastimur.co.id. Jumat (19/1/2023)

“Kemarin sudah buat pendampingan BAP pas pelaporan. Dan kemarin di kantor juga sudah buat assesmen korban,” katanya

Perempuan yang sering di sapa Etja itu juga bilang , dalam perkara ini, pihaknya serius dan akan mengawal hingga selesai persidangan nanti.

Baca Juga:  Kepsul Jadi titik Persinggahan Sail to Indonesia Yacht Really 2023

“Kami Menunggu hasil keseluruhan dari polres, baru Dinas P3A buat pendampingan kasus hingga hasil persidangan nanti,” jelasnya

Saat ini Lanjut Etja, Dinas P3A juga mengambil langkah-langkah termasuk menawarkan untuk mengamankan korban di Rumah singga selama proses kasus ini berlangsung.

“Kita siapkan rumah singgah untuk pendampingan kasus hingga selesai. Dan korban di amankan di rumah singgah biar tidak ada intervensi negosiasi dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Tapi pihak korban lebih memilih dirumah mereka karena merasa aman di rumahnya,” tegasnya

Baca Juga:  Terkait Aksi Galang Dana, Solidaritas SPP Gelar Rapat, Ini Yang di Bahas  

Etja menegaskan, Pemda di bawah Dinas P3A akan serius mengawal kasus ini hingga Kejehatan Seksual di Sula tidak lagi terjadi.

“Penanganan kasus kekerasan seksual pada anak anak di bawah umur harus menjadi perioritas pemerintah. Pelaku kejahatan harus di hukum seberat- beratnya,” imbuhnya

Etja menyampaikan, pihaknya akan melakukan penegakan sehingga kasus yang terkait dengan kekerasan seksual akan diberikan hukum yang setimpal.

Baca Juga:  PTUN Ambon Tolak Gugatan Kades Leko Kadai

“Terlebih jika dampak yang ditimbulkan menyangkut masa depan dan psikologis anak-anak tersebut. Banyaknya jumlah korban juga harus menjadi pertimbangan yang memberatkan hukuman,” pungkasnya

Dketahui Polres sudah mengamankan 8 orang terduga pelaku. Yakni, pacar korban berinisial IS (19), AB (18), IS (21), IU (20), DU (15) JS (20), RS (19) dan BT (19).

 

Penulis : Maradona 

Bagikan:

Tinggalkan Komentar