Gelar Pembekalan Mahasiswa Peserta KKLI, ini Harapan Ketua STAI Babussalam Sula

Gelar Pembekalan Mahasiswa Peserta KKLI, ini Harapan Ketua STAI Babussalam Sula
  Foto: Ketua STAI Babussalam Sula Sahrul Takim
Penulis
|
Editor

SANANA,Lintastimur.co.id- Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Babussalam Sula Maluku Utara, menggelar pembekalan Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan Integratif (KKLI).

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula STAI Babussalam Sula, pada Kamis, 07/03/2024, yang Dihadiri oleh Ketua STAI Babussalam Sula Sahrul Takim, Wakil Ketua III Amirudin Yakseb, ketua LPM Sahbudin Lumbesy dan Ketua Jurusan Tarbiyah Mardiyani Masuku serta seluruh mahasiswa peserta KKLI moderasi beragama Angkatan XI.

Ketua Panitia Sahbudin Lumbessy menyampaikan, bahwa kegiatan ini ditargetkan sebanyak 95 peserta namun yang baru meregistrasi sebanyak 75 orang.

Baca Juga:  Lebaran Idul Fitri di Kampung Halaman, Alien Mus Bagi Daging Sapi

“Sebagaian masih menyelesaikan administrasi untuk melakukan penyesuaian. Kegiatan pembekalan akan berjalan selama dua hari dengan menghadiri 6 orang pembicara sesuai dengan bidang keahlian. Selanjutnya usai pembekalan akan dilakukan penempatan selama dua bulan di lokasi KKLI,” ungkapnya

Sementara, Ketua STAI Babussalam Sula Maluku Utara Sahrul Takim mengatakan, bahwa KKLI adalah suatu bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa dengan pendekatan lintas keilmuan dan sektoral pada waktu dan tempat tertentu.

Baca Juga:  Wisudakan 91 Mahasiswa, ini Harapan Ketua STAI Babussalam Sula 

Lebih lanjut, Sahrul menyebutkan, Pelaksanaan kegiatan KKLI kali ini, berlangsung selama dua bulan dan tersebar di 4 Kecamatan di pulau Sulabesi atau 10 Desa.

“Pemberlakuan KKLI dengan bentuk Moderisasi Beragama adalah arahan langsung dari kementerian agama Republik Indonesia melalui keputusan direktorat pendidikan Islam nomor 533 tahun 2023 tentang Kuliah Kerja Nyata Moderasi Beragama”, jelasnya

Lebih lanjut Sahrul berharap, mahasiswa yang bertugas dapat memberikan kontribusi yang cukup, bersinergi dengan masyarakat setempat dan dapat melakukan identifikasi masalah-masalah di desa tersebut.

Baca Juga:  Warga Fatkauyon Dukung FTW 2023, Peringatan Keras Kepada Publik

Saya berharap, Mahasiswa peserta KKLI dapat mengimplementasikan ilmu yang telah dipelajari selama di kampus untuk memberdayakan masyarakat sekaligus memperkuat nilai-nilai yang terkandung dalam moderasi beragama,” pungkasnya mengakhiri

 

Penulis : Maradona Duwila

Bagikan:

Tinggalkan Komentar